Articles by "Motivasi"

8:24:00 AM ,
jago bahasa inggris bikin ganteng



Jago Bahasa Inggris Meningkatkan Level Kegantengan/ Kecantikan Seseorang – Urusan cantik dan ganteng katanya sih karunia Tuhan, harus terima apa adanya. Tapi banyak orang berlomba-lomba meningkatkan level kegantengannya atau kecantikannya. Berbagai macam cara dilakukan agar sukses setingkat lebih tampan dan cantik. Mulai dari poles wajah, maskeran, pakai minyak wangi, jam tangan bagus, kendaraan mentereng, sampai ada juga yang minta dilahirkan kembali dnegan wajah yang lebih tampan ^_^
Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa kegantengan dan kecantikan itu berasal dari dalam diri manusia, atau yang biasa disebut inner beauty dan inner handsome. Jadi, kecantikan seorang perempuan bukan hanya berasal dari kulitnya yang putih, rambutnya yang tergerai, atau pipinya yang merona. Tapi juga terpancar bersama dengan pikiran positif, dan sikap yang baik. Begitu juga dengan para cowok. So, bagi kamu yang merasa kurang ganteng atau cantik secara fisik, jangan berputus asa karena kamu bisa membangkitkan inner beauty dan inner handsome ini agar bertingkat-tingkat lebih kece dari para model.
Di antara banyaknya tips memperganteng dan mempercantik di dunia ini, tahukah kamu bahwa jago bahasa inggris juga bisa meningkatkan level ganteng/cantik kamu. Ga percaya? berikut ini info lengkapnya.

Jago Bahasa Inggris = Meningkatkan Kecerdasan
Tahukah kamu bahwa berdasarkan riset ilmiah,  menguasai bahasa bisa membuat otak bekerja lebih cerdas dan tahan lama. Sehingga, sampai usia memasuki umur 30-an pun kamu bisa tetap tampak smart. Orang-orang yang cerdas ini, bisa mengeluarkan yang namanya inner handsome atau inner beauty. Karena percuma juga, kalau secara fisik sempurna tapi kalau bicara agak linglung dan bingung. So, dengan melatih menguasai beragam bahasa termasuk bahasa inggris, kamu akan setingkat lebih ganteng dan cantik di depan umum.

Menutupi Kelemahan dengan Bahasa Inggris
Yang namanya manusia, pastilah punya kelemahan. Misalnya, kamu yang merasa terlahir dengan wajah yang relatif kurang ganteng dan merasa minder, kamu bisa menutupi kelemahan kamu itu dengan bahasa inggris. Pastinya kamu akan terlihat lebih keren jika punya wawasan yang luas ditambah bahasa inggris yang lancar. Apalagi kalau suatu hari kamu bertemu dengan orang-orang bule dan dengan fasihnya kamu ngobrol bersama mereka. Seorang cowok yang jago orasi dalam bahasa inggris misalnya, pasti akan kelihatan jauh lebih keren, kan? ^_^

Lebih Pede Dengan Bahasa Inggris
Karena bahasa inggris merupakan bahasa internasional, maka saat ini penggunaan bahasa inggris menjadi sangat umum. Mulai dari internet, di handphone, bahkan dalam percakapan umum sehari-hari bahasa inggris sering digunakan. So, bayangkan kalau kamu jago berbahasa inggris, kamu bisa membuat postingan di social media dalam bahasa inggris, atau bahkan bergaul dengan banyak orang lintas negara. Dengan banyaknya wawasan dan pergaulan, otomatis kamu akan semakin pede. Semakin pede seseorang, dia akan semakin melupakan kelemahannya dan menonjolkan kelebihan. Inilah mengapa jago bahasa inggris disebut-sebut sebagai kekuatan untuk meningkatkal level kegantengan dan kecantikan.

Nah, kalau sudah tau keuntungan jago bahasa inggris ini, kamu bisa memulai belajar bahasa inggris sejak dini. Kamu bisa belajar secara otodidak atau belajar melalui lembaga kursus. Misalnya di kampung inggris Pare Kediri, kamu akan mendapatkan sistem belajar yang intensif dan seru. Selain ilmu bahasa inggris, kamu juga mendapatkan teman dan pengalaman baru di kampung yang khas dengan bahasa inggris ini. Uniknya, di kampung ini kamu akan menemukan bahasa inggris bertebaran dimana-mana. Bahkan, pedagang bakso keliling juga ada yang lancar berbahasa inggris. So, pilihan tepat deh kalau kamu belajar bahasa inggris disana. Dan kalau kamu masih bingung mau pilih tempat kursus yang mana, yuk simak info lengkap tentang  Tempat Kursus Terbaik di Indonesia.
Bagaimana , kamu siap Meningkatkan Level Kegantengan/Kecantikan dengan Jago Bahasa Inggris? so, persiapkan dirimu sekarang juga untuk belajar bahasa inggris.

Good Luck :)

6:02:00 AM ,

Setiap orang dapat meraih kesuksesan. Namun, benarkah bahwa sikap, mental, bahkan motivasi kita selama ini sudah menuju ke arah kesuksesan? Jika belum, maka kesuksesan yang Anda impikan barulah isapan jempol semata. Menjadi sukses bukanlah seperti berjalan di taman yang indah.

Sukses adalah sebuah pilihan yang dapat Anda buat. Sukses adalah mengenai pilihan apa yang Anda inginkan dalam kehidupan dan mengambil langkah penting untuk mencapainya. Sukses tidak akan berhenti sampai Anda meraihnya! Diperlukan proses (baca: waktu dan kesempurnaan ikhtiar) yang tak singkat. Namun, jika Anda mengikuti beberapa panduan dan memiliki dedikasi untuk menjadi “sesuatu”, Anda memiliki peluang besar untuk menjadi orang sukses. Meski demikian, masing-masing individu memiliki definisi sukses yang berbeda.

Dua definisi sukses yang pertama, menurut kamus adalah "mendapatkan hasil yang memuaskan" dan "mencapai sesuatu yang diinginkan atau direncanakan”. Jadi, menjadi orang terkaya di dunia dapat dianggap sebagai keberhasilan bagi beberapa orang, namun tidak semuanya. Selama Anda berusaha keras untuk melakukan yang terbaik dan Anda mencapai tujuan ini, Anda telah berhasil. Lantas, bagaimana menjadi sukses?

Pertama: Anda harus memiliki tujuan dan rencana tertulis untuk memulainya, sehingga Anda tahu apa yang diinginkan. Plus, dengan menulis, Anda dapat membacanya berulang kali dan melihat apa yang Anda inginkan, serta menggunakannya sebagai motivator.

Kedua: Sabar untuk memulai. Ketahuilah, Anda tidak akan meraih keberhasilan dalam waktu yang singkat. Mungkin memerlukan waktu beberapa bulan atau bahkan tahunan. Terkadang, kerja keras Anda di awal, hanya mendapatkan hasil yang minim, Jika Anda tidak kuat, bukan mustahil, Anda akan dihinggapi keputusasaan. Namun, jika Anda mempertahankan kerja keras Anda, reward akan datang kemudian. Karenanya, sangatlah penting untuk berpikir besar namun realistis pada saat yang bersamaan. Sadari bahwa tidak ada titik dalam penetapan yang dapat diraih dengan mudah jika Anda membatasi kemampuan diri.

Ketiga: Buatlah rencana mingguan untuk memperkaya upaya Anda meraih keberhasilan. Ketika Anda gagal dan terpaku pada rencana, Anda telah gagal menjadi apa yang Anda inginkan. Dengan mengikuti rencana tertulis, Anda berutang pada diri Anda sendiri untuk menyelesaikannya.

Keempat: Fokus pada tujuan. Jangan sampai hal-hal sepele membuat Anda tertekan, sebab akan banyak perubahan dan hambatan, baik besar atau kecil yang mesti dihadapi. Dengan menyediakan waktu untuk fokus dan mendapatkan solusi yang rasional terhadap masalah, berarti Anda semakin dekat dengan keberhasilan. Untuk dapat melakukannya, Anda harus memiliki impian yang Anda inginkan. Hanya dengan memiliki mimpi yang jelas, Anda dapat memulai fokus. Fokuslah secara terus menerus, sehingga apa pun yang Anda lakukan, akan dikerjakan dengan impian dalam pikiran Anda. kemudian Anda dapat melangkah ke arah yang Anda impikan.

Kelima: Tetap positif dalam kerja keras. Sekali Anda menjadi orang yang berpikir negatif, Anda semakin dekat dengan menghentikan diri Anda sendiri. Satu-satunya jalan kegagalan adalah menyerah. "Kamu adalah apa yang kamu pikirkan." Jika Anda percaya pada diri Anda dan yakin dengan kemampuan Anda, Anda akan menjadi orang yang demikian. Hiduplah seolah Anda adalah orang yang berhasil, seolah Anda telah mencapai sasaran yang dituju. Misalnya, ketika Anda mengendarai mobil, visualkan seperti apa mobil impian Anda dan lihat bahwa Anda mengendarainya. Visualkan Anda mengendarainya ke rumah impian Anda. Semakin Anda sering melakukannya, alam bawah sadar Anda akan berpikir bahwa Anda benar-benar sukses dan menggerakkan Anda ke arah tersebut. Keyakinan adalah katalis yang diperlukan impian dan keyakinan itu membantu mengubah fokus ke dalam rencana. Jangan pernah meremehkan kekuatan keyakinan. Keyakinan ditambah dengan emosi adalah kekuatan yang tidak terbendung!

Ada beberapa hal lain yang diperlukan dalam mencapai keberhasilan, namun hal di atas adalah beberapa kunci pokoknya.

Happy Get the Success....
---

5:22:00 AM ,

Setiap orang pasti memiliki cita cita masing masing. Ada yang ingin menjadi orang penting, menjadi polisi, menjadi ilmuan dan lain lain. Nah tidak semua orang berhasil mencapai cita cita mereka. Tetapi ada juga yang berhasil menggapai cita cita mereka.

Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika kita memiliki motivasi yang kuat dalam diri kita. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali kita menggapai apa yang kita cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan mungkin kita tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut.
Caranya? coba simak tips berikut ini:

1. Ciptakan sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah kita saat pagi menjelang. Misalnya, kita berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat kita untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah kita lakukan kemarin.

2. Kembangkan terus tujuan kita
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat kita tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal untuk meraih sesuatu kita memerlukan tantangan yang lebih besar, untuk mengerahkan kekuatan kita yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup kita.

3. Memikirkan saat kematian datang
Kita perlu memikirkan saat kematian datang, meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan.Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Kita dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan kita. Sejak kita menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika kita membayangkan ‘ajal’ kita sudah dekat, akan memotivasi kita untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup kita.

4. Tinggalkan teman yang tidak perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong kita mencapai tujuan.Sebab, siapapun teman kita, seharusnya mampu membawa kita pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat kita berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.

5. Hampiri bayangan ketakutan
Saat kita dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut.Misalnya selama ini kita takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut kita dengan mencoba mengatasinya. Saat kita berhasil mengatasi rasa takut, saat itu kita telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa kita mampu mencapai hidup yang lebih baik.

6. Ucapkan “selamat datang” pada setiap masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat kita akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika kita memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, kita akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya bila kita selalu siap menghadapi setiap masalah, kita seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan kita.

7. Mulailah dengan rasa senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup kita. Coba nikmati hidup dan jalan yang kita tempuh. Jika sejak awal kita sudah merasa ‘tidak suka’ rasanya motivasi hidup tidak akan pernah kita miliki.

8. Berlatih dengan keras
Tidak bisa tidak, kita harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat kita raih jika kita terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.


Kesimpulan:
Motivasi dapat menumbuhkan semangat dalam mencapai tujuan. Motivasi yang kuat di dalam diri, kita akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga kita tidak akan ragu untuk melangkah ke depan, yaitu mencapai visi hidup kita.
Salam Sukses !



11:54:00 PM ,

Semua orang yakin bahwa guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Keyakinan ini muncul karena tidak semua orang tua memiliki kemampuan baik dari segi pengalaman, pengetahuan maupun ketersediaan waktu. Dalam kondisi yang demikian orang tua menyerahkan anaknya kepada guru di sekolah dengan harapan agar anaknya dapat berkembang secara optimal.

Minat, bakat, kemampuan, dan potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik tidak akan berkembang secara optimal tanpa bantuan guru. Dalam kaitan ini, guru perlu memperhatikan peserta didik secara individual, karena antara satu peserta didik dengan yang lain memiliki perbedaan yang sangat mendasar.
Guru, dalam proses pembelajaran, memiliki peran yang sangat penting. Bagaimanapun hebatnya kemajuan sains dan teknologi, peran guru akan tetap diperlukan.
Untuk memenuhi tuntutan di atas, maka guru harus mampu memaknai pembelajaran, serta menjadikan pembelajaran sebagai ajang pembentukan kompetensi dan perbaikan kualitas pribadi peserta didik.
Menurut Mulyasa, guru harus memacu diri dalam pembelajaran, dengan memberikan kemudahan belajar bagi seluruh peserta didik agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal, dan menyenangkan, dengan memposisikan diri sebagai berikut :
1.  Orang tua yang penuh kasih sayang pada peserta didiknya,
2.  Teman, tempat mengadu, dan mengutarakan perasaan bagi peserta didik,
3.  Fasilitator yang selalu siap memberikan kemudahan, dan melayani peserta didik sesuai minat, dan guru sebagai model,
4.  Kemampuan dan bakatnya,
5.  Memberikan sumbangan pemikiran kepada orang tua untuk dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi anak dan memberikan saran pemecahannya,
6.  Memupuk rasa percaya diri, berani dan bertanggung jawab,
7.  Membiasakan peserta didik untuk saling berhubungan (silaturrahmi) dengan orang lain secara wajar,
8.  Mengembangkan proses sosialisasi yang wajar antara peserta didik, orang lain, dan lingkungannya.
9.  Mengembangkan kreativitas,
10.              Menjadi pembantu ketika diperlukan.
Untuk memenuhi tuntutan di atas, maka guru harus mampu memaknai dan menjadikan pembelajaran sebagai ajang pembentukan kompetensi dan perbaikan kualitas pribadi peserta didik. Untuk kepentingan tersebut, dengan memperhatikan kajian Pullias dan Young, Manan, serta Yelon and Wenstein, dapat diidentifikasikan sedikitnya 19 peran guru, antara lain :
1.  Guru sebagai pendidik
2.  Guru sebagai pengajar
3.  Guru sebagai pembimbing
4.  Guru sebagai pelatih
5.  Guru sebagai penasehat
6.  Guru sebagai pembaru (innovator)
7.  Guru sebagai model (uswah)
8.  Guru sebagai pribadi
9.  Guru sebagai peneliti
10.              Guru sebagai pendorong kreativitas
11.              Guru sebagai pembangkit pandangan
12.              Guru sebagai pekerjaan rutin
13.              Guru sebagai “pemindah kemah”
14.              Guru sebagai pembawa cerita
15.              Guru sebagai aktor
16.              Guru sebagai emansipator
17.              Guru sebagai evaluator
18.              Guru sebagai pengawet
19.              Guru sebagai kulminator
Demikianlah sejumlah hal yang harus diperankan guru dalam menunaikan tugas yang diamanahkan oleh orang tua peserta didik.
Muhammad bin Ibrahim al-Hamd dalam Ahmad Syaihu, dkk. mengemukakan sejumlah tugas-tugas setiap pendidik yang meliputi :
1.  Mengingatkan keutamaan ilmu dan pengajaran
2.  Merasa memiliki tanggung jawab
3.  Senantiasa bertakwa
4.  Akrab dengan al-Quran dan membacanya dengan perenungan (tadabbur), dan kontemplasi (ta’aqqul)
5.  Senantiasa berzikir
6.  Senantiasa berdoa agar ilmunya bertambah dan bermanfaat
7.  Keikhlasan
8.  Keteladanan
9.  Amanah ilmiah
10.              Menghormati ulama, menjauhi tempat-tempat yang meragukan
11.              Saling tolong menolong dalam kebajikan dan takwa
12.              Berkeinginan keras untuk menyatukan visi dan memperbaiki kualitas diri
13.              Akhlak yang baik
14.              Tawadhu
15.              Kedermawanan, menjauhi sifat dengki
16.              Sederhana dalam berpakaian
17.              Sederhana dalam bercanda
18.              Introspeksi diri
19.              Lapang dada dan tabah hati
20.              Memelihara waktu
21.              Baik dalam ucapan
22.              Mendengarkan orang yang berbicara dan menyimak orang yang bertanya
23.              Melatih anak didik tentang cara-cara berbicara dan beradab
24.              Lancar dalam pembicaraan dan sedang dalam berbicara, tidak terlalu keras dan tidak terlalu lemah.
Kerjakanlah apa yang anda dapat kerjakan sekarang. Allah berfirman :

“apabila kamu selesai mengerjakan suatu urusan maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan lainnya”. (QS. Al-Insyirah (94):7)


11:51:00 PM ,
Banyak bertanya jika memang tidak paham akan suatu ilmu, itu adalah suatu perintah. Namun jika sampai banyak bertanya dalam hal yang tidak manfaat, maka itu malah celaan.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
دَعُونِى مَا تَرَكْتُكُمْ ، إِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ ، فَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَىْءٍ فَاجْتَنِبُوهُ ، وَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ
Biarkanlah apa yang aku tinggalkan bagi kalian. Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah binasa karena banyak bertanya dan menyelisihi nabi mereka. Jika aku melarang dari sesuatu, maka jauhilah. Dan jika aku memerintahkan pada sesuatu, maka lakukanlah semampu kalian.” (HR. Bukhari no. 7288 dan Muslim no. 1337).
Beberapa faedah dari hadits di atas:
1- Perintah meninggalkan banyak bertanya pada hal yang belum terjadi karena dikhawatirkan malah yang ditanya dapat menjadi kewajiban atau keharusan. Karena banyak bertanya dapat mengantarkan pada cabang persoalan, lalu terbukalah pintusyubhat (racun pemikiran), sehingga membawa pada perselisihan yang banyak, yang nantinya membawa pada kebinasaan.
2- Wajib meninggalkan setiap perkara yang dilarang secara paksa (alias: perkara haram). Karena sebenarnya tidak ada rasa sulit untuk meninggalkannya.
3- Mengerjakan perintah kadang dipaksa namun dengan memperhatikan kesulitan. Oleh karenanya, perintah tersebut dilakukan sesuai kemampuan.
4- Sudah sepatutnya bagi seorang muslim sibuk dengan hal yang lebih penting dan dibutuhkan saat itu juga, bukan sibuk dengan hal yang tidak dibutuhkan.
5- Setiap muslim hendaknya berusaha memahami ajaran Allah dan Rasul-Nya, ia berusaha memahaminya, lalu mengamalkannya. Mengamalkan di sini bisa bentuknya meyakini jika berupa berita dan bisa bentuknya pula dengan menerapkan amalan tersebut dengan sesuai kemampuannya.
6- Mempelajari sesuatu yang terpuji adalah jika diamalkan, jadi bukan untuk didebatkan.
7- Kalau diperintah meninggalkan yang haram, maka berobat dengan yang haram tidak dibolehkan.
8- Dalam hadits disebutkan bahwa jika ada perintah, lakukanlah semampunya. Berarti jika ada yang tidak mampu melakukan sebagian rukun atau syarat dalam shalat, maka hendaklah melakukannya sesuai kemampuannya. Hal ini bisa diterapkan dalam wudhu’, menutup aurat, mengeluarkan sebagian zakat fitrah bagi yang hanya mampu menunaikan sebagian.
9- Hadits ini menunjukkan bahwa makruh wajib dijauhi karena perintah umum untuk menjauhi dalam hadits ini.
10- Juga dapat diambil pelajaran bahwa asal perintah tidak menunjukkan bahwa amalan tersebut mesti berulang kali melakukan ataukah tidak.
11- Hukum asal segala sesuatu adalah mubah berdasarkan pemahaman dari hadits ini.
12- Banyak bertanya ada dua macam: (1) banyak bertanya dalam rangka ingin belajar ilmu yang dibutuhkan, (2) banyak bertanya yang nanti akan memberat-beratkan diri sendiri.  Demikian hal ini disebutkan oleh Al Baghowi dalam Syarhus Sunnah.
13- Menyelisihi para nabi adalah sebab kebinasaan.
Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi:
Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 1: 212-213.
Fathul Bari bi Syarh Shahih Al Bukhari, Ibnu Hajar Al Asqolani, terbitan Dar Thiybah, cetakan keempat, tahun 1432 H, 13: 260-264.

11:49:00 PM ,

Ketika kau berlari dengan membawa sebuah asa dipundakmu, maka jangan pernah berhenti, karena jika engkau berhenti, maka beban yang terasa dipundakmu akan terasa semakin berat.
Berlarilah sekuat tenaga hingga kau sampai tujuan, atau setidaknya berjalanlah hingga kau benar-benar sampai kepada garis finish, karena disanalah kau bisa beristirahat dengan meletakkan asa-asa yang selama ini telah kau pikul. Semakin cepat kau menuju garis finish, semakin cepat kau melepas beban-beban yang selama ini kau bawa.

Selagi kau masih punya waktu dan tenaga, berlarilah sekuat mungkin dan pastikan bahwa kau tak membuang-buang waktumu, karena semakin cepat kau sampai kepada garis finish, maka semakin cepat pula kau beristirahat dan menikmati hasil jerih payahmu selama ini.

Ingatlah bahwa pelari terbaik tidak pernah menoleh kebelakang untuk melihat seberapa jauh dan seberapa cepat lawannya berlari, ia hanya melihat kedepan dan focus pada garis akhir dengan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya dalam berlari, karena ia yakin, entah ada pada posisi berapa ia sekarang, yang ia tahu ia akan tetap sampai pada garis akhir itu sesuai kemampuannya. Jangan berusaha keras untuk mengalahkan orang lain, tapi fokuslah untuk memenangkan dirimu sendiri.

Kekuatan terbesar berasal dari dirimu sendiri, jadi jangan pernah menjadikan siapapun sebagai alasanmu untuk berhasil. Dan kekuatan terbesar datang ketika kamu percaya bahwa kamu akan mencapai garis akhir… suatu saat nanti….
Perjalanan sejauh satu mil dimulai dari satu langkah. ^^

Mulailah langkah pertamamu sesegera mungkin dengan penuh semangat. Dan pijakkanlah langkah terakhirmu dengan lompatan kegembiraan.

Selamat menempuh hidup baru.

11:46:00 PM ,



Apa yang akan Anda lakukan, kalau Anda tidak menata hidup Anda dengan baik? Satu hal yang akan Anda alami adalah hidup ini kurang punya makna. Anda hidup, tetapi Anda tidak punya tujuan yang jelas.

Ada seorang gadis yang kurang bijaksana. Ia selalu membenci dirinya sendiri. Setiap kali ada sesuatu yang tidak baik terjadi dalam masyarakat, ia menyalahkan dirinya. Bahkan ia menuduh dirinya yang melakukan hal itu. Akibatnya, hidupnya menjadi tidak tenang. Ia selalu merasa dikejar-kejar oleh bayang-bayang kesalahan itu.

Dalam keseharian hidupnya, gadis itu kemudian tumbuh menjadi gadis yang kurang normal. Secara fisik, ia sering mengalami sakit kepala yang menyeramkan. Ia juga sering merasa sakit pada bagian punggungnya. Secara psikis, ia tidak bisa bertumbuh menjadi orang yang punya pendirian yang kuat. Ia mudah dipengaruhi oleh orang-orang di sekitarnya. Hidupnya selalu terombang-ambing bagai hidup di atas air.

Gadis itu sering merasa terpukul. Ia merasa bersalah. Ia merasa bahwa hidup ini tidak memiliki makna apa-apa. Ia hidup, tetapi seluruh eksistensinya seolah-olah tidak tampak apa-apa. Ia telah berusaha untuk menangkap kembali makna kehidupan ini. Namun ia merasa gagal. Tidak ada kekuatan untuk mengembalikan dirinya untuk hidup normal.

Sahabat, kita hidup dalam dunia yang serba menantang. Kalau kita lengah sedikit saja, kita bisa kehilangan arah hidup. Untuk itu, kita mesti membangun hidup dengan baik dan benar. Kita mesti memiliki suatu pendirian mengenai hidup ini. Kita mesti menciptakan tujuan hidup itu. Dengan demikian, hidup ini menjadi semakin memiliki makna bagi diri kita.

Kisah di atas mau mengatakan kepada kita bahwa orang mesti menata hidupnya dengan bijaksana. Hanya dengan kebijaksanaan itu, orang mampu memiliki suatu makna yang mendalam. Hanya dengan menata hidupnya secara baik dan benar, orang akan mengalami sukacita dan bahagia dalam hidup ini.

Karena itu, orang tidak bisa hidup hanya dari rutinitas hariannya saja. Hal-hal yang rutin bisa membuat orang jenuh. Hal-hal yang rutin itu menutup orang untuk kreatif dalam hidupnya. Orang tidak bisa menciptakan suasana yang menyenangkan bagi dirinya dan sesamanya. Orang yang hidup dalam rutinitas akan mengalami suasana yang kurang menggairahkan.

Untuk itu, orang tidak boleh berhenti belajar dalam hidupnya. Dengan belajar hal-hal yang baru, orang menyerap ilmu-ilmu baru. Dengan demikian, kejenuhan dalam rutinitas itu dapat diatasi. Hidup yang penuh kebijaksanaan menjadi bagian dari cara hidup kita sehari-hari. Artinya, kita mampu menjalani hidup ini dengan penuh kegembiraan dan bahagia.

Sebagai orang beriman, kita tentu menyertakan Tuhan dalam hidup kita. Kita yakin bahwa Tuhan senantiasa membantu kita dengan memberikan semangat dalam menjalani hidup ini. Tuhan memacu kita dengan firman-firmanNya yang menyegarkan jiwa kita. Untuk itu, kita mesti tetap membuka hati kita kepada Tuhan. Kita membiarkan Tuhan masuk dan memberikan semangat bagi perjalanan hidup kita. Tuhan memberkati. **


MKRdezign

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget